Shenekos Mistery Terbunuhnya Glencasco 1 By Eko Indriasto (iseng iseng ^^)

Shenekos Mistery Terbunuhnya Glencasco 1 By Eko Indriasto (iseng iseng ^^)

Nort ,merupakan sebuah kota kecil terletak disebelah utara ibu kota Greenyas. Menjadi tempat tujuan kami berikutnya, entah apa yang menjadi misi kami kali ini, aku benar benar kurang tahu. Biasanya partnerku Shen selalu memberitahukan dulu setiap misi yang akan kami jalani. Tapi entah kenapa dia tidak memberitahukan kepadaku sebelumnya,seingatku dia kemarin hanya pergi ke rumah dan mengajakku,tak memberitahukan tujuan kepergian kami.

Pemandangan disetiap perjalanan kami sangat luar biasa,ku buka jendela ,bisa ku lihat dengan leluasa betapa hijaunya tanaman tanaman padi yang mulai tumbuh terpampang luas. Para petani yang sibuk menyiangi,anak anak kecil yang berlarian bermain lumpur dengan senyum dan keceriaan di hati mereka. Yah tapi sayang, semua itu hanya sejenak ku pandang,terhapus cepatnya kereta yang kami naiki.

Aku hanya memandangi wajah Shen yang terus termenung dengan segelas kopi hangat di genggaman tangannya,entah apa yang dia pikirkan saat itu. Dia mulai membalik beberapa lembar koran berita,sambil menyedu kopi hangatnya. Beberapa menit dia tidak mengatakan sepatah katapun padaku,pikirannya matanya hanya terfokus pada lembaran koran.

“Ekos ,kamu tahu kenapa kita kesini kali ini?”

“aku tidak tahu,dan aku akan tahu jika kamu memberitahukan kepadaku,tidak hanya terdiam seperti itu partner”

“lihatlah ,ini”

Shen menggeser tempat duduknya mendekatiku,dia memperlihatkan judul di sebelah pojok kanan surat kabar “New Day”dirilis 19 oktober 1990 ,

”Terbunuhnya Glencasco” ? aku bingung, Glencasco setahuku dia adalah miliyarder yang sukses. Dia mendirikan beberapa perusahaan pertambangan di sekitar pelabuhan nort. Aku pernah mendengar terjadinya kerusuhan,bentrok warga sekitar dengan perusahaannya. Hal ini terjadi karena Pertambangan yang dia dirikan diduga telah merusak ekosistem laut,kerusuhan ini dapat di redam setelah dari pihak perusahaannya menjanjikan kelestarian ekosistem di sana. Glencasco terbunuh?

“Iya inilah alasan kita datang kesini partner”,dia menkerlingkan matanya kepadaku, kutahu ini bukan kerlingan mata seorang homo,tapi seorang partner yang hebat,selalu menemaniku.

“oya ,sebelumnya.. aku belum cerita kepadamu kenapa kita datang ke kota Nort ini,pada hari sabtu kemarin aku bertemu dengan seorang ibu,dia ibu Videl Glencasco. Dia datang ke kantor di temani putranya Norwich Glencasco, dia datang tengah malam ,saat ku melihat acara yang konyol sekali  Galau Nite hahahahahaha……kau tahu dari judulnya saja sangat lucu Ga,,lau….nite

“hentikan shen,cukup ok kembali ke topik pembicaraan kita!”

“oo…iya sampai mana tadi?”

“sampai kedatangan ibu Videl Glencasco dengan putranya”

Shen kadang terlihat bodoh,tapi saat dia benar benar serius ,dia sangatlah luar biasa. Sampai kadang ku bertanya dalam diriku

”sampai mana aku benar benar mengenal sahabat dan partnerku dari kecil ini?”

,shen selalu memberikan pemikiran pemikiran yang tak terduga olehku,dia begitu kreatif dalam mengolah data data dan informasi yang kami dapatkan,dia mampu melakukan hal hal yang tak terduga olehku,setahuku dulu dia tidak terlalu pandai di kelas dari 36 siswa dia mendapatkan peringkat ke 35 dan aku hahahaha…36nya. tapi dia mempunyai semangat yang luar biasa, dia mempunyai ke unikan tersendiri di banding siswa siswa yang lain,ku menyukainya,ku suka bergaul dengannya. Bermain bersama, sampai suatu saat kami berdebat ,beradu argument. Dan akhirnya kau tahu…, aku kalah.

Saat itu aku mulai menyadari setiap argument yang dia lontarkan, bukanlah argument layaknya pemikiran anak anak diusianya. Dia begitu rapi menyusunnya begitu luas memandang dengan memperkuat data data yang dia punyai.

Maka jika saat ini dia menjadi detektif yang sangat handal,aku tak heran akan hal itu.

“Ekos kau mendengarku?..Ekos? Ekos?!” shen membangunkan lamunanku.

“hahahahaha….maaf maaf sampai mana kamu tadi shen?”

“kau jangan memandangiku,seperti orang terpana dengan ke gantenganku ini.hahahahaha.”

“hah ke gantenganmu?!, maaf aku masih normal shen…kau saja yang selalu bergaul dengan para pria pria.. ”

“hahahahaa…..baiklah baiklah akan ku ulangi dari awal,karena ku rasa kau tadi terpesona oleh ku hahahaha…” shen kembali melanjutkan ceritanya

“kala itu aku tak menemukan raut muka kebahagiaan mereka ,mereka sangat sedih,aku melihat mata mereka memerah,mereka kesulitan dalam menceritakan apa yang sebenarnya terjadi”

“iya shen ….sejak kapan kau menemukan para pelangganmu dalam keadaan bahagia? Mereka selalu datang kepadamu dengan berbagai macam masalah mereka,no smile?!”potong ku

“hahahaha…kau benar Ekos,ibu Glencasco mulai bercerita saat itu, ini terjadi pada tanggal 17 oktober kala itu malam hari,sebuah kebiasaan bagi keluarga Glencasco tuk berkumpul dan makan malam bersama,mereka saling mengobrol tentang aktifitas mereka. Keharmonisan keluarga ini sangatlah terjaga. Sekalipun ada masalah dalam keluarga, mereka mampu mengatasinya dengan baik. Usia pernikahan mereka sudah menginjak ke 27 tahun dan sudah di karuniai 2 anak ,anak pertama bernama Norwich Glencasco dia berperawakan tegap,tingginya sekitar 190cm,dengan bentuk muka kotak,mata sipit bak seorang petinju dengan struktur mata menjorok ke dalam,dia sekarang sedang menempuh pendidikan kemiliteran Rusia,anak kedua mereka Keyla Glencasco ,aku kurang mengetahui anak ini,tapi setahuku sebatas pendidikannya…dia seorang mahasiswi kedokteran semester 4 Brave Heart University,dia anak yang sangat jenius

Pembantu mereka mulai mempersiapkan hidangan di meja makan, satu  demi satu seluruh anggota keluarga berkumpul ,tinggal Glencasco yang saat itu belum terlihat di ruang makan, hal ini sangat janggal. Glencasco mempunyai kebiasaan datang paling awal dia duduk di meja bagian depan ,dengan ramah dia menyambut istrinya dan ke dua anaknnya tuk makan bersama.

Istrinya meminta pembantu tuk memanggilkan suaminya. Dirasa terlalu lama ,dia mulai naik ke lantai 2 ,dia melihat pembantunya sedang mengetuk ketuk ruang kerja suaminya,namun tiada jawaban. Hal ini menciptakan rasa penasaran istrinya,dia lalu mencoba membuka pintu, tapi tidak bisa. Pintu itu terkunci,norwich mencoba mendobrak dengan kekuatan tubuhnya dan berhasil.  ”

“Ekos kau tahu ,apa yang mereka temukan di dalam?”

“mayat Glencasco?! Mayat Glencasco yang tergantung?! Atau bersimpah darah terlentang di lantai? Dengan berbagai macam barang barang berserakan?”

“hahahahaha….kau terlalu banyak menonton film2 mistery pembunuhan sepertinya?”

“bukan itu Ekos,tak di temukan apa apa di dalam ruang kerja ,tak di temukan bercak darah,ataupun barang barang yang berserakan,begitu juga dengan mayat Glencasco yang tergantung ataupun terlenetang di lantai seperti yang kau pikirkan”

“apakah Glencasco pergi tanpa pamit,dia mengunci pintunya?,atau dia pergi ke ruangan lain?”ku mencoba mengutarakan setiap pemikiranku.

“pikirku waktu itu sama sepertimu,mungkin dia pergi makan keluar,tanpa pamit . Tapi aneh,ini bukan kebiasaannya,sekalipun dia mau keluar, dia selalu pamit dengan istrinya. Pada pukul 18.00 dia masih berada di rumah,istrinya bersama pembantu sibuk menyiapkan makan malam,putra putri mereka berada di kamar masing masing. Kau tahu istrinya masih bertemu dengan Glencasco sampai pukul 18.30,istrinya menceritakan bahwa Glencasco bermain dengan anjingnya Golden di depan rumah mereka. Hingga pada pukul 19.00 tepat, mereka berkumpul bersama di ruang makan dan Glencasco tidak terlihat lagi. Sudah pencarian di lakukan oleh seluruh keluarga mereka ,tapi nihil. Satpam,pembantu dimintai keterangan tapi sama sekali tak memberikan ttitik terang. Semua seakan tertutup, Glencasco menghilang. Jika kita lihat Ekos…hilangnya Glencasco terjadi pada pukul 18.30 sampai 19.00,itu berdasarkan keterangan dari ibu Glencasco. Setengah jam partner, setengah jam.”tandas Shen,

Shen menuturkan setiap kejadian dengan detail,sesuai yang di utarakan ibu Glencasco.

“Sebentar shen,judul di koran ini adalah pembunuhan Glencasco? Pembunuhan ,ini berarti sudah di temukan Glencasco dan dia dalam keadaan meninggal, benar bukan ?”

“iya kau tepat Ekos,ke esokan harinya pencarian itu di lakukan kembali dibantu kepolisian daerah,disinlilah mulai di temukan titik terang . Cicin kawin yang selalu terpasang di jari manis Glencasco ditemukan, di belakang rumah. Berjarak kurang lebih 15 meter dari rumah utama. Perlu kau tahu Ekos, Kepolisian daerah Nort merupakan lulusan lulusan terbaik di akademi kepolisian Greynemy. Mereka ahli dalam olah TKP dan analisis. Suatu kebanggaan bagi kita mampu bekerja sama dengan mereka nanti.  ”

“shen, dimana mayat Glencasco ini di temukan?”

Bagi para penumpang ,tujuan nort silahkan segera turun

Terdengar suara pemberitahuan,saat ini kami telah sampai di nort.

“ayo lekaslah turun  Ekos,ada yang sudah menunggu kita”tegasnya.

Shen menyambar payung yang dia letakkan di samping bangkunya,dan pergi keluar begitu juga dengan ku. Ku mengikutinya dari belakang, tampak jalannya begitu cepat, menerobos setiap penumpang di sisi kanan dan kirinya.

“Woi tuan shen ,si sebelah sini!!”

Terdengar teriakkan dari sebelah kerumunan orang di depan kami. Orang itu mengangkat sebuah papan bertuliskan Tuan Shen. Dia melambai lambaikan tangan, menginginkan kami mendekatinya.

“Lama tak bertemu Tuan shen”orang ini begitu ramah menyapa ,kami di persilahkan mengikutinya. Dua kuda hitam mulai berlari membawa kereta yang kami tumpangi menjauh dari keramaian setasiun Aquos.

“Perkenalkan Ekos,dia tuan Grasindo,dia pemimpin kepolisian daerah Nort ,serta penyelidikan kasus terbunuhnya Glencasco” terang shen.

“Ekos Indriastos ,senang bertemu dan bekerja sama dengan anda tuan Grasindo” kami berjabat tangan sebagai awal perkenalan.

“Ekos dia adalah Grasindo Kuroda, dia teman baikku di akademi Militer SPIRIT Israel,sebelum dia kembali ke Norwegia dan bergabung dengan Kesatuan Kepolisian Nort”

Iya ,shen pernah bercerita kepadaku. Sebelumnya dia belajar di akademi militer SPIRIT Israel selama 4 tahun. Dia mendapat tawaran sebagai wakil pimpinan team Introgasi ,tapi dia menolaknya. Setelah selesai ,dia memutuskan kembali lagi ke Norwegia memilih hidup bersama,adik dan ibunya.

Aku dan shen mulai berpisah semenjak kelulusan SMA. Aku tetap tinggal di Granbost ,melanjutkan studyku di Granbost University ,sedangkan Shen pindah ke Israel mengikuti ayahnya yang di pindah tugaskan oleh pemerintah Norwegia,ayah Shen seorang menteri luar negri. Ibu dan adik perempuannya tetap tinggal di Norwegia. Kami berteman sejak kecil,Ibu shen bekerja sebagai penulis Novel,dan aku salah satu penggemar karya ciptaannya.

“Grasindo menggantikanku sebagai wakil pimpinan Introgasi di sana,dia pantas mendapatkan posisi itu”

“wah anda melebih lebihkan tuan Shen, seharusnya andalah yang berada di posisi tersebut jika anda tidak menolaknya kala itu .”Rendah Grasindo.

“oya ,tuan Shen aku meminta anda datang ke sini tuk memecahkan khasus yang saya tangani saat ini, saya menemukan jalan buntu. Saya berpikir ,saya mempunyai teman baik yang sangat luar biasa,seorang detektif handal ,dia lulusan terbaik dari akademi Militer SPIRIT Israel..yaitu anda”

“hahahahahaha….bolehkah aku sedikit menyombongkan diri Grasindo” canda Shen.

Shen lulusan terbaik?, belum pernah aku mendengarnya. Dia hanya bercerita sebatas pendidikannya di akademi Militer SPIRIT Israel. Shen benar benar mengejutkanku.

“Ibu Glencasco ,sudah datang ke kantorku dan dia menceritakan semua kejadiannya. Sampai mana perkembangan khasus ini sekarang? Sampai sampai kau harus meminta bantuanku kawand,khasus ini akan semakin menarik saja ”

“tuan Grasindo,bisakah kau ceritakan dari di temukannya cicin kawin di belakang rumah” ku penasaran akan kelanjutan khasus ini,ku ingin mengatahuinya secara runtun. aku baru sebagian mendengar cerita khasus ini .

“baiklah , cicin itu di temukan sekitar 15 meter dari rumah utama. Kami mencoba mengembangkannya. Kami mengerahkan anjing pelacak, dan hasilnya tak sia sia mayat Glencasco di temukan di gudang penyimpanan makanan ternak, terkubur oleh tumpukan tumpukan jerami”

“sebentar , bukankah pada malam harinya dari pihak keluarga sudah melakukan pencarian. Apakah mereka sudah mencarinya di Gudang itu?” potong Shen.

“dari keterangan ibu Glencasco, mereka sudah mencarinya di gudang itu, dan tak di temukan”

“tak di temukan, aku berpikir seperti ini Grasindo. Mayat itu sebenarnya ada di situ,dan mereka tidak melihatnya ataukah memang tidak berada di situ? ”

“apa maksudmu, dengan tidak berada di situ tuan Shen?, kami menemukannya di gudang itu?”

“begini, asumsikanlah mayat itu tidak berada di situ sebelumnya. Sehingga saat semua keluarga mencarinya, mereka tak menemukan. Setelah itu pelaku memindahkan mayatnya ke gudang itu, tentunya setelah pencarian di Gudang itu selesai dilakukan”

“apakah kau berpikir pelakunya orang dalam? Dia mengetahui setiap aktifitas keluarga Glencasco?” tanya Grasindo.

“kita lihat saja nanti”

Kereta kuda kami memasuki jalan kecil, jalan itu begitu gelap karna rimbunnya pepohonan di kanan dan kiri. Di depan, kami melihat Rumah yang begitu besar. Dengan tembok tinggi menjulang ke atas,mulai retak, berlumut. Inikah rumah keluarga Glencasco? Pikirku.

“kita sampai Ekos” bisik Shen

Kami berjalan mendekati pintu gerbang. Seorang nenek nenek datang dari arah dalam mendekati kami.Dia berjalan pelan pelan,semakin lama semakin mendekat.Dia keluarkan kunci dari saku celananya,membuka gembok dan mempersilahkan kami masuk.

“silahkan masuk tuan, nyonya sudah menunggu anda sekalian di dalam”

“trimakasih nek”jawab Shen

Kami mengikuti nenek itu dari belakang,mengantarkan kami ke pintu rumah.

Halaman rumah Glencasco sangatlah luas. Berbagai macam tanaman tumbuh dan terawat dengan baik. Disisi jalan tumbuh tanaman bunga mawar merah. Di bagian bawah diselimuti tanaman”suket jepang” sehingga tak terlihat coklatnya tanah. Di samping kanan dan kiri sepanjang jalan menuju pintu masuk rumah terdapat batu batuan laut dengan berbagai macam bentuk tertata secara rapi. Ya sebuah taman yang bagus,untuk refresh,bermain ,pesta kebun bersama sama dengan keluarga pikirku, tapi sayang sekarang duka cita sedang menyelimuti keluarga ini.

“Welcome” sebuah tulisan yang terlihat di depan pintu masuk rumah Glencasco, pintu yang berseni tinggi pikirku. Pintu itu sangat tinggi dan besar,jika kalian pernah lihat pintu2 kerajaan jaman romawi ya seperti itulah. Berbagai macam ukiran ukiran menghiasi pintu itu.

“ting tong” nenek memencet bel di atas

Bagai mana kelanjutan Khasus ini ? ikuti kelanjutannya

 Shenekos

Mistery Terbunuhnya Glencasco 2 hahahahaha…..>,

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: