Polemik UN kapan selesainya?

Beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah surat kabar, halaman depannya menuliskan tentang pehilangan penjagaan Ujian Nasional. Ujian Nasional tak perlu adanya penjagaan, strategi barunya adalah dengan menambah variasi soal , kalau tidak salah baca ada 20 variasi soal, jadi antara siswa disamping kanan , belakang ,kiri, depan tidak mendapatkan soal yang sama, namun hal inipun masih menimbulkan banyak pro kontra dari berbagai pihak. Saya berpikir , masih menjadi polemik ternyata Ujian Nasional dari dulu sampai sekarang, tak pernah selesai – selesai.

Ujian Nasional seakan menjadi momok bagi sebagian siswa. Ya, tak sedikit yang berpikir bahwa, proses pembelajaran, keberhasilan dalam menjalani pendidikan hanya di tentukan dalam ujian Nasional selama beberapa jam saja. Seakan percuma proses pendidikan dari tahun pertama sampai ketiga jika tidak lulus ujian. Semua ini tidak terlepas ,bagaimana banyak orang hanya melihat pada hasil, tanpa melihat proses pencapaian, kau tidak lulus berarti kau gagal. Saya menjadi berpikir, apa arti pendidikan ini? apakah hanya mempelajari matematika, fisika ,kimia berbagai mata pelajaran ,lalu mendapatkan nilai tertinggi?,

Mari kita lihat, Ujian Nasional ini.., mulai dari pengumpulan soal – soal, pemindahan soal – soal ujian ke sekolah – sekolah dijaga dengan begitu ketat polisipun ikut aktif menjaga keamanan soal ini, agar tidak bocor ke pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab. Jelas UN ini memancing beberapa pihak untuk melakukan tindakan- tindakan kecurangan.

Meja yang diatur berjauhan, laci yang dibalik, jika kita masuk ruang ujian tidak diperbolehkan membawa hp, hanya sebatas alat tulis. Semuanya itu dilakukan untuk apa? Ya , tidak lain untuk menghindari adanya siswa – siswa yang melakukan kecurangan – kecurangan, seperti mencontek, mendapat bocoran jawaban. Saya juga pernah mendengar dan saya kira ini sangat ekstrim , siswa yang ingin ke toiletpun mendapat penjagaan, benar – benar seperti kita di penjara saja. Jika melihat ini semua maka, saya berpikir bahwa pendidikan benar – benar gagal dalam mendidik moral, karakter para siswa. Seperti menghadapi pencuri saja.

Dari berbagai macam kecurangan yang terjadi, banyak juga yang melibatkan para pendidik wow!. Pendidik yang seharusnya , memberikan contoh teladan, memberikan dukungan kepada para siswa, malah ikut –ikutan bertindak rak bener. Begitu takutkah mereka menghadapi UN ini? takut, kawatir akan adanya kemungkinan beberapa siswa dari sekolah mereka tidak lulus, yang  nantinya akan berpengaruh terhadap rating sekolah tersebut. Saya memahami akan kekawatiran, ketakutan tersebut, tetapi tindakan kecurangan tetap tidak dibenarkan.

Guru tak mungkin memberikan soal kelas 6 SD ke pada siswa kelas 1 SD untuk mengerjakan. Mereka siswa pada kelas yang berbeda, tak mungkin mendapatkan porsi soal dengan tingkat kesulitan yang sama , begitupun dalam ujian nasional ini. jika melihat dari pemerataan pendidikan , jelas pendidikan di negara ini belum merata. Masih saya lihat daerah –daerah yang masih minim akan pendidikan. Sekolah yan rusak, jumlah guru kurang, transportasi ke sekolah yang susah, fasilitas yang kurang menunjang. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka juga harus mengikuti sistem UN ini ? , jika iya.., ini tidak adil. Namun kenyataannya sekarang masih seperti itu.

Saya berharap ada jalan keluar yang terbaik untuk pendidikan negara ini, ini sangat penting, karena kita sedang menyiapkan generasi – generasi baru yang nantinya akan memimpin bangsa ini. Tidak hanya pandai tetapi juga memiliki jiwa, karakter yang kuat. Membawa bangsa ini kearah yang lebih baik.

 

 

 

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: