Hargai kesehatan kalian.

“kawan , istirahat bentar ya, dah waktunya makan siang ni, perut laper…krucuk..krucuk..krucuk…”

“Wah…istirahat ? ga ada waktu untuk istirahat ko..kita ga ada waktu tuk berleha – leha, kita harus segera selesaikan ni tugas.”

“ iya aku mengerti ,tapi ni da jam waktunya makan…,tak bisakah kita menyisakan waktu sekitar 10 sampai 15 menit untuk istirahat sebentar kawan?, ngisi perut kita..setelah itu kita lanjutkan”

“ya udah kamu makan duluan saja…,ni nangung kurang dikit lagi”

15 menit kemudian.

“kalian ga istirahat?”

“nangung – nangung , tinggal dikit lagi”

“heh, ya sudah…”

Siapa yang pernah mengalami kejadian di atas tunjuk jariiiiiiiiiiiiiii!!! ^0^/

Wkwkwkwkwkwkwkwkwk banyak sekali ><, memang kalau lagi ada kerjaan kadang kita sampai lupa untuk istirahat ya, entah karena pekerjaan itu sangat menyenangkan atau sebaliknya, membuat otot leher ni menjadi tegang, kepala pening, mata merah, dan…aaaarrrrrrrrrrrrgggggghhhhhhhhh!!! over dosis..^^ #blutuk…blutuk …keluar busa dari mulut..,tepar><

Saya juga sering seperti itu, tapi itu dulu. Mulai saat ini saya mencoba belajar lebih menghargai kesehatan tubuh ini. Salah satunya yaitu dengan istirahat yang cukup, mengatur pola makan dan tidur saya. Saya membiasakan jam 11 da tidur, dan bangun lebih pagi. ^^ hihihihi…

Kesehatan bagi saya sangatlah berharga, kebanyakkan sekarang ini orang -orang  bekerja terlalu keras, gila kerja, mendapatkan uang yang sebanyak – banyaknya,sayangnya semua itu diperoleh dengan mengorbankan  kesehatan mereka, all hasil apa? Mereka jatuh sakit, harus menjalani pengobatan di rumah sakit. Tentunya biaya kesehatan saat ini sangatlah mahal, apalagi harus menjalankan  rawat inap,membayar biaya dokter, sewa ruang, obat,pelayanan ini itu, hedeh.. banyak deh uang yang harus keluar dari dompet><. Mereka lupa akan salah satu sumber kebahagiaan yang sangat berharga, yaitu kesehatan mereka sendiri.

Saya berusaha mulai mengontrol diri saya sendiri, semisal ni dari hal yang terkecil. Ketika saya membuat tugas, dan perut da mulai lapar , waktunya makan, saya akan hentikan pekerjaan saya. Istirahat, makan mengisi perut dan next..lanjutankan kembali. Saya mencoba tuk tidak mengatakan kata”nanggung ni da mau selesai ” atau “bentar dikit lagi” atau “hehehehehe…nanti aja dech..kalau belum selesai ga bisa istirahat aku”. Saya akan berusaha tegas dengan diri saya, perut lapar? ya makan!, lelah? Ya istirahat!, Pekerjaan ? STOP dulu!

Saya masih ingat tulisan tentang “Menghargai tubuh ini” yang saya buat beberapa bulan yang lalu. Berbicara soal bagaimana kita lebih peka mendengarkan suara tubuh. Bagaimana tubuh memberitahu kita bahwa kita harus istirahat, tak boleh dipaksakan.

Ya begitulah kawan, ku harap kalian lebih menghargai kesehatan kalian. karena kesehatan kita sangatlah berharga. Semoga aku tidak mendengar lagi kata  “teparr” dari mulut kalian hahahahahaha ^,=d

“…lalu Ia berkata kepada mereka : ’marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!’ sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat…” (markus 6:31)

Gbu all guys.

Dari kawanmu Eko indriasto.

 

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: