Sebenarnya ku berharap akan kehadiranmu

3091353176_c3d751fa2b

Aku berharap sebenarnya pada saat itu kau ada, kau melihatku dan memberikan semangat padaku. Entah hanya sekedar kau mengangkat jempol tanganmu atau tepukan dipundaku, memantapkanku tuk memberikan yang terbaik pada Seminar presentasi KPku, ya walaupun itu bukan kali pertama aku harus berbicara dihadapan banyak orang, tapi kehadiranmu sangat berarti bagiku.

Tapi ya sudahlah, tidak apa – apa aku akan tetap memberikan yang terbaik ,walaupun kau tak sedikitpun memberikan dukungan kepadaku. Atau hanya aku saja yang tidak tahu bahwa kau selalu mendukungku, kau tidak mengatakan tapi didalam hatimu kau berharap yang terbaik untukku, ah ..benarkah?! hum…sungguh indah jika memang seperti itu. kau tidak sms, kau tidak menelponku, ataupun mencoba menghubungiku lewat berbagai media komunikasi lainnya..ya tak apa, asal kau berdoa untukku ^^ hihihi.

Mungkinkah kita bisa bersama ya, aku tidak tahu. Jika teman temanku mengatakan aku tidak berusaha, hum…tidak benar, aku sudah berusaha. ^^ hahahaha.  Seberapa keras? Tidak tahu..hahahaha. aku tidak mau terlalu keras, nanti jadinya pemaksaan lagi, hah…ga enak, cinta kok dipaksakan. Lagian aku juga belajar tentang ketulusan, aku juga masih ingat apa yang kutulis dalam blogku, Cinta itu membebaskan bukan membelenggu.

Ya andaikan memang kau tidak tahu, Tuhan tau kok. Dan Dia aku yakin ga tinggal diam. Aku pernah membaca sebuah buku Tuhan masih menulis cerita Cinta. Ya Dia Tuhan yang kreatif dalam merangkai jalinan Cinta. Dia memperhatikan benar – benar Cerita Cinta kita..kita semua umat manusia.

“Kita baru sungguh –sungguh mencintai seseorang hanya ketika kita sudah berhasil mengosongkan diri kita dari dirinya, dan mengubah keinginan untuk mendapatkan dengan keinginan untuk memberi, keinginan untuk memiliki menjadi keinginan untuk menumbuhkan. Saat itulah cinta sejati tumbuh di antara keduanya bukan untuk saling menuntut, melainkan untuk saling membebaskan”

Dari kawanmu: eko indriasto, tanggal 21 desember 2012 , masih di salatiga , di depan laptop dan menulis, entah apa yang dia tulis, dia hanya mengalir..

Categories: Uncategorized | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Sebenarnya ku berharap akan kehadiranmu

  1. eheeeeeeeeeemmmmmmm

    😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: