Pergelaran Seni Lukis UKSW Salatiga “Dialektika Durna dan Sengkuni”

???????????????????????????????

Pada hari ini saya akan mengajak kalian berkeliling melihat berbagai macam lukisan,tertarik ? pastinya dong, jarang –  jarang ada pergelaran karya seni lukis diadakan di kota salatiga ini lho. Jika kalian saat ini berada di cafe Rindang, nongkrong, makan bareng temen temen, atau nunggu kuliah,  tak ada salahnya tuk kita melangkahkan kaki berjalan menaiki beberapa tangga naik kelantai 2 perpustakaan UKSW Salatiga. ^^

Salatiga (7/03) Pergelaran karya seni lukis diadakan di kampus UKSW Salatiga, mengangkat tema Dialektika Durna dan Sengkuni. Tujuh seniman ikut berpartisipasi dalam acara tersebut seperti Didik SM, Otok SM, Warsaja, Ronie Artha, Darmantha,Wahyu Hape,Go Purwaji semuanya merupakan seniman kota Salatiga. Pergelaran ini diadakan dari tanggal 4 – 9 maret. Tujuan dari pergelaran sendiri adalah menggali kembali kekritisan mahasiswa melalui proses analisis akan sebuah kondisi situasi sebuah permasalahan yang dihadapi, serta memberikan inspirasi bagi mahasiswa untuk bersuara melalui karya seni.

Ini merupakan kali pertama bagi saya melihat pergelaran seni lukis, hari ini saya benar benar berniat dari kos untuk datang ke perpustakaan dan melihat pergelaran seni lukis yang beberapa hari ini telah berlangsung, sekalian mencari bahan penulisan saya.

Terdapat beberapa lukisan dipajang berjejer di setiap dinding. Pengunjung harus mengisi  buku tamu terlebih dahulu sebelum masuk dan menikmati keunikan, mencoba membaca isi ,memahami nilai yang terkandung dalam masing masing lukisan. Disisi bawah lukisan terdapat selembar kertas yang berisi informasi, tentang siapa pelukisnya, judul, ukuran , media dan tahun pembuatan, saya berpikir ini akan sangat membantu bagi para pengunjung yang bingung dalam memahami makna lukisan.

Lukisan menjadi sebuah sarana bagi para pelukis untuk menyampaikan suara mereka, menggambarkan bagaimana kegalauan kegelisahan yang mereka rasakan terhadap situasi  politik, hukum bangsa ini.

“Lukisan ini merupakan lukisan baru, dibuat pada tahun 2013. Mengangkat tema dialektika Durna dan Sengkuni. Durna guru Pandawa dan Kurawa, digambarkan tokoh yang suka mengambil keuntungan, walaupun mempunyai kesaktian yang tinggi, tapi dia ingin mengusai semua, dia tidak mau menjadi orang yang nampak jelas, suka bermain di belakang layar, sementara Sengkuni sendiri itu orang yang suka mencla mencle, keduanya mempunyai karakter yang sama yaitu suka memecah belah, kedua tokoh ini identik dengan tokoh yang jahat, akan tetapi tidak seperti Buto , jadi masih bisa diterima kehadirannya. Sengkuni dan Durna mempunyai sifat yang licik, dan sifat kedua tokoh ini menjadi gambaran akan situasi bangsa ini, tidak hanya pimpinan tetapi sudah masuk sampai kedalam masyarakat. Dialektika itu sendiri terdapat proses thesis, antitesis dan sintesis.Thesis yang kemudian didialogkan dengan antitesis menghasilkan sesuatu hal yang baru yang disebut sisntesis ” Terang Bapak Darmanto, yang saya wawancarai disela sela pekerjaannya.

Bapak Darmantopun kemudian menjelaskan alasannya mengapa pergelaran ini diadakan di perpustakaan bukan ditempat lain.

“pergelaran ini diadakan di perpustakaan karena , dulu perpustakaan ini menjadi barometer untuk berkesenian dan kekritisan , dulu itu sering diadakan pameran – pameran tidak hanya lukisan , ada patung , puisi . Perpustakaan itu kan sebuah tempat knowledge center dimana orang datang keperpustakaan tidak sekedar baca tetapi kita menyediakan tempat itu untuk mereka berinteraksi secara sosial , berekreasi, tidak hanya membaca buku tatapi gambar bisa dipelajari dianalisis , justru yang menarik adalah ketika orang melihat lukisan secara tidak disadari kita melakukan proses analisis terhadap apa yang kita lihat , yang lebih hebatnya lagi adalah karena mereka sudah punya basic , filosofi hidup , ketika mereka melihat , mereka tidak paham, justru disaat inilah mereka mencoba melakukan analisis apa yang ada didalam dirinya dengan  apa yang mereka lihat. ” lanjut Bapak yang pernah mengenyam pendidikannya di fakultas Teologi angkatan 86 ini.

Setiap lukisan mempunyai judul yang sangat unik, mengangkat situasi kehidupan saat ini. saya mencoba mencatat beberapa judul lukisan ada ; Siji Poro papat plus karya Warsaja, Petuah sang (#bijak#sana) karya Go Purwaji,Searching for Peaceful World karya Wahyu Hape, Provokasi Emosional, Sepi ing gawe rame omonge karya Didik SM.  Saya perlu beberapa waktu untuk memahami makna dan isi lukisan , ini tidak mudah bagi saya, berdiri sambil mencoba membaca, menyatukan coretan ke coretan, menggelengkan kepala ke kakan kekiri, dan saya tidak lupa menggunakan hati saya untuk membaca, mengetahui apa yang sebenarnya ingin disampaikan pelukis melalui lukisan ini.

Bagi beberapa orang , termasuk saya memahami lukisan bukan sesuatu hal yang mudah. Seperti lukisan abstrak di bawah ini berjudul dengki,

???????????????????????????????

jika dilihat secara langsung , tak saya temukan sesuatu hal yang itu  mengidentifikasikan kedengkian, tak ada gambar raut muka yang menunjukan seseorang  mempunyai rasa dengki, atau hal lain yang menggambarkan, menghubungkan antara lukisan dengan judul, kedengkian. Namun , justru inilah yang diharapkan , ketika kita  melihat , timbul pertanyaan dalam hati dan pikiran kita dan kita berusaha memberikan penilaian, membaca, menganalisa,memahami sebuah lukisan.

Jadi, bagi kalian yang ingin lihat , masih ada dua hari lagi untuk kalian naik ke perpustakaan lantai dua , masuklah, bingung itu wajar, justru saat itulah kita belajar bagaimana kita menganalisa dan memahami.

7/3/2012/ ekoindriasto

???????????????????????????????

4

5

???????????????????????????????

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: