Ku tahu hanya Engkau Allahku yang sanggup pulihkan jiwaku.

 

Yesus-7Ada sesuatu yang kosong dalam jiwaku, kering, letih. Semangat ini terasa menjauh dariku, tak lagi terasa dalam jiwaku, lebih dari lelah fisik, ini sangat melelahkan sekali. Aku mencoba menilik kedalam hati dan jiwaku, ok ok tenggorokan terasa sakit beberapa hari ini karena batuk, tetapi aku yakin masalah utama bukan karena batuk yang membuat perih tenggorokanku. Energiku menghilang, pagi yang biasanya semangat , damai, tenang menjadi berbeda, ku rasakan ada kekosongan dalam jiwaku, sebuah lubang besar hitam yang membuatku bingung bagaimana aku harus menutupnya.

Hal itu terjadi berlarut – larut, Full energi tidak lagi ku rasakan. Aku sadar , aku mulai menjauh dariMu, aku sadar aku mulai fokus pada diriku sendiri, pada setiap permasalahan ini, aku tidur malam , internetan dan lupa mengobrol denganMu, aku hanya mendengarkan lagu – lagu yang tidak menguatkanku, aku lupa akan Engkau ya Allahku. Aku mencari kesana kemari, tapi tak ada satupun yang mampu memulihkan jiwa ini. aku ingin kembali padaMu, bisakah kau basuh diri ini Tuhan? Aku rindu segarnya percikan air yang kau percikan di jiwaku, membasuh hatiku yang letih lesu.

Aku rindu saat pagi hari betapa damainya hati ini bersamaMu, saat kehidupan ini terasa mudah kulalui bersamaMu. Saat semangat ini selalu ada dalam jiwaku, aku rindu semua itu Tuhan. Iya aku bangun pagi, tapi bukan lagi FirmanMu yang ku buka , aku nyalakan laptop dan OL facebook dan twitter. Aku menyadari kebiasaanku mulai berubah, aku lupa bercerita ngobrol tentang hari ini bersamaMu. Terimakasih pagi ini Engkau menyadarkanku, hanya Engkau Allahku yang memenuhi jiwa ini, yang membuat semangatku selalu ada, yang membuat wajah ini selalu tersenyum.

Ini Tuhan basuhlah aku, biarkan air itu mengalir dari ujung rambut sampai ujung kakiku, terimakasih Tuhan, terimakasih. Peluklah aku , aku kembali padaMu. Betapa damainya aku dalam pelukanMu, lembutnya JubahMu, erat pelukanMu membuat tenang jiwaku.

Ini aku Tuhan ya Allahku, aku kembali padaMu. Ingatkan kita duduk di sebuah batu, dipadang rumput yang hijau dan luas, domba – dombaMu berjalan kesana kemari memakan rumput – rumput hijau, dan kita mengobrol bersama, aku curahkan semua isi hatiku , perasaanku kepadaMu, dan saat itu Engkau hanya tersenyum manis padaku, ini aku Tuhan anakMu yang berusaha tumbuh, sering aku terjatuh dalam dosa, tapi Kau selalu tersenyum padaku, mengulurkan tanganMu dan membuatku bangkit kembali.

Terimakasih- terimakasih…Tuhan Allahku.

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: