Belum ada judul…nanti sajalah :D HOHOHOHOHO, let it be

tomboy

“Hey cantik, …mumumumu..” Goda beberapa pemuda duduk di samping jalan.

“oh ..kalian, geng antah brantah dari hutan rimba,berisi anak –  anak kurang kerjaan yang hanya duduk , tongkrongan di samping jalan, kelapas – klepus ngrokok, godain cewek, melototin paha cewek yang lewat di depan kalian” ejek Nita kesal.

“wow…ni cewek..berani banget, belum tau dia kita- kita ni siapa?”

“gue ga perlu tahu kalian ni siapa, gue juga ga ingin tahu, tutup mulut loe dan minggirlah..”  cool.

“Hey Nit kesini!!, gue tungguin loe , lama banget..” teriak gue dari seberang jalan. Gue Tejo anak fakultas teknik, saat ini gue masih ngerjain tugas akhir gue untuk menyelesaikan pendidikan S1 gue, anak pertama dari dua bersaudara. Adek perempuan gue cewek baru nginjak kelas 1 SMA. Badan gue tak begitu kurus, juga tak begitu gemuk, ya sedang sedanglah. Jika gue hitung tinggi dan berat badan, masih masuk ke golongan ideal, walaupun gue sendiri sebenarnya ingin menaikan lima sampai tujuh kilo lagi, Cuma susah bagi gue. Sudah berusaha berbagai macam cara ,tapi tetap saja lima puluh tujuh kilogram, itu berat gue.

Gue anaknya simple, males buat masalah. Hidup sendiri saja sudah banyak masalah , masih nambah –nambah masalah dengan orang, kurang kerjaan. Kedamaian bagi gue itu adalah hal penting, gue takkan membiarkan siapapun merebut kedamaian dalam hati gue, wajarlah gue orang plegmatis, cinta damai. Temen – temen gue bilang gue mirip tukul , pengisi acara bukan empat mata, taukan ? yang terkenal orangnya ganteng itu lho,suka bilang “tak sobek sobek”.

Oya, cewek itu, cewek yang sedang berjalan kesini berbaju merah dengan lima gelang karet hitam di pergelangan tangan kanan, dan handband nike merah di pergelangan tangan kirinya, sepatu ket,  topi ala hip hop, celana gunung , tas ransel eiger besar berada dipunggunya.

“hey men…tosh!!!..huuuu”

“da..makan..?”

“belum…”

“makan yuk…laper gue, ditambah liat tu muka para cowok hiiiii…tambah laper, pengen gue makan tuk para cowok , kesel gue.”

“okay, stop! sebentar..”

Dia Nita temen gue, kami sudah berteman sangat lama sejak kami berada di bangku TK, dulu dia tidak secantik sekarang , masih suka ngompol dan umbelen. Nangis kalau laper, sukanya ngrusakin mainan gue, entah bingung gue dia cewek tapi sikapnya kaya cowok, ceplas ceplos, bisanya kalau cewek kan main masak – masakan , atau pasaran , ni anak beda, main bola, gulat, main kelereng, cowok banget. Sekalipun tomboy , dia tetap asik. Dia sahabat gue yang paling ngertiin gue, gue senang bersahabat dengannya. Dari TK sampai SMA kami bersekolah di tempat yang sama, banyak anak – anak mengira kami berpacaran, padahal tidak, kami bersahabat, tapi persahabatan kami tak kalah romantis dengan pasangan – pasangan yang mengatakan diri mereka pacaran, itulah kami.

“ah …gila tu para cowok ,dari pagi sampai sore kalau gue liat di situ terus, trus liat tu mata mereka, dah kaya kucing liat anjing,..eh”

“kucing liat tulang…”

“ah salah juga loe…anjing liat tulang, ah ya itulah..matanya jadi ijo”

 

bagaimana kisah selanjutnya ya..hum…😀

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: