Macet

macet

Hari lebaran mengakibatkan kemacetan di jalan Bandungan, mobil , kendaraan roda dua memenuhi jalan Bandungan.  Saya mengendarai motor jadi saya bisa lebih lincah,masih bisa masuk ke sela – sela kendaraan mencari, jalan seperti seekor tikus berlari melewati labirin.

Hari itu saya bersama keluarga ingin pergi kerumah pakdhe (kakak bapak saya) yang berada di Sumowono.  Sampai dipasar tradisional, terlihat dari bawah mobil – mobil sudah berjejer, pelan sekali bergerak maju. Dengan cepat saya berbelok , pergi dari jalan raya mencari jalan alternatif. Saya melewati gang- gang kecil menguikuti motor – motor di depan saya. Beberapa jalan saya tahu, namun sebagian saya belum bernah melewatinya, terus saja saya ikuti kendaraan didepan saya, saya yakin kendaraan- kendaraan didepan saya akan membawa saya ke jalan raya.

Benar, setelah melewati jalan – jalan yang terasa asing bagi saya , saya sampai juga ke jalan raya,saya terhindar dari kemacetan. Penting juga untuk kita mencari jalan alternatif, ya sekedar tahu, jadi jika suatu saat ada kemacetan, tenang saja, masih ada jalan lain bro😀.

Hi.. macet dikit saja sudah tak sabar, segera pingin lolos. Bagaimana dengan Jakarta? Pikir saya. Suer! Harus ekstra sabar banget tu orang – orang. Bayangin , macet bisa sampai berjam – jam, didalam mobil, panas, sumuk, pengap, ga ada yang bisa di kerjain, neraka tu..:D wew..horor.  hum ..Jokowi dan Ahok harus kerja keras tu😀. Moga moga bisa lekas selesai..tapi mengingat Jakarta yang memang sudah ruwet, perlu waktu banyak tuk memperbaikinya, masyarakatnya ya harus sabar juga, ga mungkin juga kaya di pilem – pilem! Minta dan ..cling! selesai, semua terpenuhi.

Perlu juga kesadaran diri masyarakat, kesadaran masing – masing pribadi untuk menciptakan ketertiban agar tidak terjadi kemacetan, semisal saja kalau jualan ya pada tempatnya, jangan sampai jualan pada bahu jalan mempersempit jalan dan menyebabkan kemacetan, repotkan, kaya di pasar tanah abang. * sory gue tetep update brita😀.

Pelayanan publik  seperti transportasi yang sulit dijangkau dan buruk menyebabkan banyaknya orang berpikir memiliki kendaraan pribadi lebih oye!, lha mau gimana lagi, bis yang da rusak aja masih dipakai, asal masih bisa jalan, masih bisa narik ya…tancap! tak peduli membuat para penumpang tidak merasa nyaman. Timbulah pemikiran memiliki kendaraan pribadi lebih asik, itu pasti. dan pemikiran itu tidak hanya ada pada satu atau dua atau seratus orang, tapi ni berjuta juta orang. Dengan jumlah kendaraan yang bertambah tidak diikuti dengan sarana transportasi yang berkembang, ya masih itu – itu saja..so, macetlah.

Jadi teringat ketika saya dan sahabat saya sarapan pagi di cafe Neo. Kami berbagi berbagai macam pemikiran, harapan, impian. Ya , kadang kami mencoba menghayal, tapi kalau dipikir pikir masih logis kog. Mulai dari membuat chanel yang dikemas seperti National Geographic khusus Indonesia, yang khusus mengeksplore budaya, keindahan alam, kehidupan sosial masyarakat Indonesia. “kau tahu eko, dan itu tak akan pernah habis, kau tak akan kekurangan materi siaran, semuanya bisa kau ambil, memperlihatkan keindahan Indonesia ke Dunia, raja ampat, bromo, semeru, bali..buanyakkkk!!!”,

tentang Generasi baru Indonesia, dimana yang terlihat saat ini semua orang fokus terhadap keluarga mereka, kurangnya pengabdian terhadap bangsa dan negara. Apa yang bisa kita kontribusikan terhadap bangsa ini?, semua itu mulai terlupakan hal ini terlihat dari banyaknya kasus korupsi.

Itulah kenapa saya suka mengobrol dengan sahabat yang satuku ini😀. Membuka pikiran , impian, optimisme, ya…aku menyukainya. Jika kalian berpikir pembahasan kami menyangkut hal2 yang serius, kalian salah,pembahasan kami  ga serius serius amat kog, ngonyol juga, ngakak juga, ga seru kalau ga nge-gokil, bagi saya gokil itu harus!😀.

Hahahaha saya jadi crita kemana – mana, ya gitulah , saya menulis asal tulis, ga mau mikir mikir, apa yang ada di otak , saya keluarkan, ga mau lama – lama didalam terus ga enak. Mau kemana ni tulisan ga tahu juga, ke ..ke mana ya..um…ga tahu hihihihi. Asal ngetik aja…lho..kog asal ketik, biarin.😀

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: