Menulis, tulis aja, ga usah mikir!

menulis

Pernah suatu kali waktu saya menulis, teman saya dateng berdiri di pintu kos saya, “kwe ge ngopo nulis – nulis rak penting kuwi” katanya. Sori namanya kusamarkan, harus kusamarkan , ga baik nyebut merk!, Toyota!, Kawasaki!, Honda! Eh!. “Hehehehehhehe” itu jawaban saya, ketok bloon banget. Saya tetap lanjutkan menulis saya, saya buang jauh – jauh perkataannya yang da masuk ketelinga , menggetarkan gendang telinga dan masuk ke memori otak saya, saya mencoba mendeletenya dengan klik kanan delete, atau mendrag dan membawanya ke recycle bin, ga penting banget.😀

Saya ga mau perkataan itu terus berdengung dalam kelinga saya. OK ! stop! Cukup! , saya putuskan saya tidak mau sakit hati terlalu lama, saya mau bahagia, hati saya sangatlah besar dan luas, seluas samudra Hindia, um…lebih luas lagi tak terkira, jadi jika ada orang menuangkan setetes tinta hitam dalam hati ini..,  itu tak akan memberikan pengaruh apapun bagiku.

Menulis bagiku adalah kebutuhan, aku menyukainya. Tak peduli bagaimana pendapat orang tentang aktivitasku ini, apalagi pendapat yang tidak membangun saya, jelas – jelas , tanpat kompromi saya akan tendang jauh – jauh tu perkataan. Pastinya saya akan memilah mana pendapat positif dan negatif, negatif kuartikan pendapat yang tidak membangunku.

Jika kita menulis banyak orang membaca tulisan kita, ada pro kontra, itu wajar. Banyak orang banyak otak, banyak otak banyak pemikiran, banyak penilaian, ga mungkin semua sama, itu realitanya, dan sekali lagi itu wajar. Jadi jika kalian ingin menulis, menulislah, ga usah takut salah, ga usah takut ada yang menertawakan tulisan kalian, lebih lagi menulis bisa melegakan hati kalian kog, ini bersifat pribadi, tak peduli dengan pendapat orang.

“saya takut tulisan saya banyak yang ga setuju,akan banyak orang akan menertawakan tulisan saya, tulisan saya dianggap aneh” itu salah satu pendapat yang saya dengar, jelas pandangan ini sangat tidak baik, pandangan seperti ini akan mengurungnya dalam sangkar ketakutan, dalam ketidakpercayaan diri.

Bisakah kalian sedikit rai gedhek! Kalian tahu rai gedhek?! Ndas teng?!, biar ku jelaskan sebutan ini untuk orang – orang yang tidak tahu malu, penting juga  kadang kala kita perlu  menjadi orang yang tidak tahu malu, luweh! As prek! Biarkan anjing menggonggong kawilah berlalu, saya sarankan tulis saja.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: