Perayaan HUT RI ke 68 (Jetis Desaku, bagaimana dengan tempatmu..?)

cover

Bandungan(17/08), Hari Kemerdekaan RI ke 68 di Desa Jetis Bandungan berlangsung meriah. Bertempat di depan Masjid Baitul Ibad kurang lebih 60an anak dari tiga RT berkumpul untuk mengikuti lomba memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 68. Selain untuk memeriahkan Kemerdekaan RI ke 68, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan hiburan, mengumpulkan anak – anak untuk saling berinteraksi, bermain bersama satu sama lain.

Terdapat delapan perlombaan yang diselenggarakan oleh para remaja untuk anak- anak yaitu makan kerupuk, memasukan sumpit dalam botol, tarik tambang, bola terong, pecah plastik, mengisi air dalam pralon, mengisi air dalam botol dengan spon, dan adzan.

Perlombaan yang diselenggarakan sejak hari  jumat(16/08) berlangsung sangat meriah. Para anak – anak dengan penuh semangat antusias mengikuti berbagai macam perlombaan . Sebelum berlomba mereka harus mendaftarkan diri terlebih dahulu, panitia akan mencatat nama mereka dan membagi kedalam beberapa kelompok kecil. Pembagian ini dilakukan dengan memperhatikan ukuran badan dan umur mereka, jadi diharapkan saat perlombaan nanti, perlombaan dapat berlangsung secara adil.

Tak mudah panitia dalam mengatur anak – anak, ini merupakan salah satu tantangan bagi mereka. Ada yang dipanggil malah menghilang, tidak tau kemana, ada juga yang baru bangun tidur, atau ada yang lagi jajan, ada yang pingin ganti kelompok, lari sana sini. Melihat tingkah polah mereka sangatlah menghibur bagi para penonton, penonton bertepuk tangan , berteriak memberikan semangat kapada putra putri mereka.

Diperlukan bimbingan panitia kapada anak – anak bagaimana alur perlombaan ini berjalan. Misalnya dalam lomba mengisi air dengan spon, pertama mereka harus berbaris berjajar. Bagian depan mengambil spon yang telah dimasukan kedalam air, diberikan kepemain berikutnya secara estafet , sampai pemain terakhir. Pemain terakhir harus memeras air yang ada dalam spon ke dalam botol, siapa yang paling banyak , merekalah pemenangnya.

8

Hujan tak menghentikan kurang lebih 25an anak putra dan 35an anak putri untuk tetap berlomba. Para penonton menyinggkir berteduh di depan rumah para penduduk, mereka tetap antusias melihat berjalannya lomba sampai akhir. Perlombaan masih tetap berlangsung sampai hari minggu(18/08).

???????????????????????????????

???????????????????????????????

6
???????????????????????????????

???????????????????????????????

17/08/2013/ekoindriasto/untukmu Desaku😀

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: