Terimakasih untuk Suratmu..

6

Sebuah surat yang takkan pernah kulupakan, dua lembar, ditulis dengan tulisan tangan. Surat yang kudapatkan dari seorang wanita yang selalu semangat, ceria , konyol , dari sahabatku Astuti. Surat ini bukan surat cinta, tak ada ungkapan perasaan suka, yang kurasakan adalah adanya semangat persahabatan yang luar biasa diantara kami.

Dia menginginkan ku tetap semangat, segera bangkit, menyakinkanku bahwa Tuhan mempunyai rencana yang indah dalam hidupku.  Dia memberikanku surat pada masa – masa tersulitku, saat aku benar – benar membutuhkan seorang sahabat disampingku, membutuhkan dukungan. secarik surat yang  mengubahku, memberikan harapan bagiku. Seperti sinar mentari pagi yang menggantikan sang bulan menyinari alam, memberikan kehangatan pada tubuh yang dingin.

Surat itu masih ada sampai sekarang, dia berikan kepadaku enam tahun yang lalu, aku masih simpan. Itu pertama kalinya aku mendapatkan surat, dan bukan surat cinta, tapi lebih lagi, surat dari seorang sahabat yang menguatkanku. Aku merasa tak sendiri, dia ada untukku. Tuhan memberikanku sahabat yang luar biasa dalam hidupku, dia adalah anugerah bagiku. Lewat dirinya aku dikuatkan.

Semasa SMA kami selalu bersama, menghabiskan masa remaja, melakukan kekonyolan , kegilaan bersama. Aku menyukai bersamanya, tak ada batasan saat kami berbicara. Tak ada rasa sungkan ketiak mulut kami asal ceplos menggunakan bahasa ngoko.

Aku menyukai bersahabat dengannya, dengan apa adanya dirinya, kulit coklatnya, badan yang agak gemuk, rambut yang kriwul. Kami belajar bersama, saling manguatkan, berdoa bersama. Dia terbuka bersamaku, dia mempercayai akan berbagai macam cerita yang dia bagikan bersamaku. Terimakasih sahabatku Astuti, surat yang bagus meskipun kau mengatakan tulisanmu seperti ceker ayam.

5

4

 

 

“Buatlah dirimu kaya dengan memiliki sekumpulan teman!. Kau dapat memilih mereka secara acak, menulis kepada yang satu, makan dengan yang satunya, mengunjungi yang satunya, atau menceritakan masalahmu kepada yang satunya. Selalu akan ada setidaknya satu orang yang memahami, menginspirasi, dan memberikan kelegaan yang kau butuhkan pada waktunya” George Matthew Adams. (Chicken Soup for the Girlfriend’s Soul)

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: