Bukan jempol biasa!

jempol

Dia adalah orang yang luar biasa yang pernah  ku temui. Wanita yang melatih kami, team senam kabupaten Semarang. Aku bersyukur dalam seleksi, aku ditrima dan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti lomba senam tingkat jawa tengah. Kami dipersiapkan selama satu bulan, sepulang sekolah kami harus berlatih. Aku menyukainya bagaimana dia melatih kami, disiplin, semangat, dan penuh rasa pertemananm kekluargaan.

Hingga pada saat perlombaan dimulai, dia tak henti – hentinya menenangkan hati kami yang grogi dan memberikan kami semangat. Dia mampu mengeluarkan kemampuan terbaik kami, aku secara pribadi sangat senang dilatih bersamanya, dia pelatih yang handal sekaligus motivator yang hebat. Dia yakinkan kami tak boleh ragu – ragu dalam bergerak, menikmati, keluarkan semua kekuatan dan semangat dalam jiwa kami.

Satu hal yang tak pernah kulupakan sejak tujuh tahun yang lalu, kedua jempol tangannya. Dia selalu angkat kedua jempol tangannya saat kami berlomba. Dia berada didepan kami belakang juri, kami bisa melihatnya, dia selalu mengangkat kedua ibu jarinya untuk kami dan itu benar – benar menyemangati kami, kami tampil lepas, bebas, tak peduli kami kalah atau menang. Kami menikmati setiap gerakan, kami kompak, kami keluarkan setiap kemampuan terbaik kami. Satu hal yang tak boleh kami lupakan, dia selalu mengingatkan kami untuk kami selalu tersenyum selama perlombaan.

Dua ibu jari yang tak pernah ku lupakan, dua ibu jari yang menyakinkan kamilah yang terbaik, dia mempercayai kemampuan kami. Aku kadang juga tidak tahu apakah penampilan kami saat itu baik atau buruk. Seolah pelatih kami tak peduli, dia akan tetap mengangkat jempol untuk kami apapun yang terjadi. Dia terseyum didepan kami, diluar arena pertandingan, dengan kedua ibu jarinya yang terus diangkat keatas.

Seorang pelatih yang terus kukenang dalam hatiku. Dia mampu mengeluarkan kemampuan terbaikku. Dia memberikan energi disetiap kami. Kami bersyukur kami mampu meraih juara dua, tak buruk. Sungguh pengalaman yang luar biasa bersamanya, senang mengenalmu pelatih,salam hormat dariku.

Kau sahabatku, kau mampu keluarkan kemampuan terbaikku.

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: