Sampul its OK, but…OH NO!!!!

coversite

“dia kog berubah ya…ga seperti dulu…” pernahkan mendengar pendapat seperti ini?. yup! Yang dulunya teman kita bilang “dia sayang banget ke gwe…romantis abis, baik…tapi sekarang setelah pacaran…dia beda banget ma yang dulu…dia berubah”. Apakah yakin dia berubah? Atau bisa jadi memang kita tidak mengenalnya, itulah pemikiran saya. Kurang tepat juga kalau dibilang dia berubah, kalau diibaratkan kita beli buku ni, kita masih lihat sampul luarnya saja, belum sampai ke isi – isinya. Baru liat sampulnya aja da bilang..”ni buku bagus banget..” yakin?. Sampul ma memang harus dibuat semenarik mungkin, begitu juga saat saat PDKT, cie…

Bagi sebagian orang PDKT  diibaratkan dengan sampul buku, itu ma bagian luar saja untuk menarik lawan jenis. Banyak kan teman – teman kita yang salah menilai seseorang, karena begitu pandai orang tersebut dalam membuat “sampul” diri mereka.

Apapun cara dilakukan, guna mendapatkan seseorang yang mereka sukai, kalau saya mendengar beberapa cerita dari teman – teman saya, benar- benar membuat saya tertawa,dan tak habis pikir, gila ni orang, sampai melakukan hal sejauh itu. Ada yang kalau sms sampai puluhan kali sehari, ga dibales sms lagi, diemin, sms lagi, kalau ga dibales lagi, telephone. Segitunya ya..,ckckckck. Inikah yang namanya  jatuh cinta, segitunya, separah itukah?. Seberapa kuat sehingga mereka tak bisa mengontrolnya?.

Baru beberapa minggu PDKT langsung jadian.., pertanyaan yang muncul adalah apakah benar sudah mengenalnya dengan baik?. ataukah itu hanya gelora , perasaan tergesa- gesa saja yang tak bisa kita kendalikan.

Kata om Mario Teguh, cinta itu tergesa gesa, kemudian saya berpikir, kalau tergesa gesa, kesandung, jatuh, sakit no…Hahahaha. Sikap tergesa gesa biasanya tak lepas dari kurang hati hati, sembrono, sembarangan. Tentunya kita tidak mau memilih kekasih, pacar kita secara sembarangan, selektif itu harus.

Setelah jadian , dan beberapa bulan pacaran kita semakin tahu , lebih mengenal lagi kepribadian pacar kita. Banyak waktu kita habiskan bersama, kita mulai membaca halaman demi halaman dirinya, kalau tadi PDKT hanya sampulnya, pacaran mulai membuka lembar demi lembar, halman pertama, kedua, ketiga, keempat dan seterusnya.

Ternyata sampul tak sebagus isinya. “aku kecewa, dia berubah, tak sebaik dulu….”. sekali lagi bisa jadi dia tidak berubah, dia sama dengan orang yang kau kenal dulu, hanya saja dulu kau belum begitu mengenalnya, itu saja. So…jadilah dirimu sendiri, apa adanya, be your self, biarkan kekasihmu mengenal dirimu sebagai mana adanya dirimu, tak perlu menjadi orang lain.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: