Scooby doo Moli, anjing kampus.

moliTentunya kalian masih ingat dengan anjing bernama Moli. Anjing milik kampus UKSW ini sering kita jumpai saat dia berkeliling ,menyusuri jalan kampus, mengendus, berhenti di tiap mobil. Sudah lama sekali saya merencanakan untuk sedikit mengangkat profile anjing ini,dan barulah saat saya pelatihan liputan bersama teman – teman Scientiarum beberapa minggu yang lalu, keinginan itu tumbuh kembali. Saya berpikir ini adalah tema yang unik dan menarik untuk saya angkat dan menjadi pembelajaran bagi saya dalam peliputan.

Rasa penasaran saya muncul, berbagai macam pertanyaan terlist dalam pemikiran saya, lebih lagi mengetahui bahwa Moli telah mati beberapa bulan yang lalu, apa penyebabnya, bagaimana kehidupan Moli, Apa keunikan anjing ini?, saya ingin mengetahui itu.

Saya menemui Bapak Sudaryanto dia adalah seorang satpam kampus sejak tahun 1987, berkumis tebal, badan agak gemuk, tegap,kelihatan horor ya, tapi tidak begitu setelah saya berkenalan dengannya, ingat sebuah ungkapan klasik dont judge a book by its cover. Dia adalah narasumber yang berkompeten dalam menjawab berbagai macam pertanyaan saya seputar Moli. Kami mengobrol bersama, bercanda tertawa. Sesekali dia lontarkan joke joke membuat saya lebih nyaman untuk mengobrol dengannya.

Moli berada di kampus sejak tahun 2001, dia merupakan ras anjing kampung yang biasa digunakan beberapa orang untuk berburu binatang di sawah, seperti berburu  garangan. Moli mempunyai bulu tipis berwarna merah kecoklatan, tidak gemuk, tiger (tinggi gering). Para satpam sempat dibuat  kerepotan saat Moli menghilang dan kembali lagi ke sang pemilik di Desa krajan, mereka (satpam) harus menyusulnya dan membawa Moli kembali lagi ke kampus.

“Anjing Moli dulu dibeli dengan harga Rp 200.000,00 setelah mendapatkan ACC dari pihak Universitas. Keberadaan Moli merupakan permintaan dari kami para satpam, karena kami berpikir keberadaan anjing akan sangat membantu kinerja kami” Tutur pak Sudaryanto.

Moli biasa berkeliling kampus sendiri, kemudian dia akan kembali ke GAP. Tidak semua satpam bisa dekat dengan Moli, diungkapkan Bapak Sudaryanto hanya sekitar 50% satpam yang dipatuhi oleh Moli.

Berbicara tentang keunikan anjing Moli , dia akan mengencingi mobil yang baru pertama kali masuk kampus, dia bisa membedakan mana mobil yang pertama kali masuk kampus dan yang sudah pernah. Hal ini tidak berlaku untuk kendaraan bermotor roda dua, hanya mobil. Moli juga tidak diperuntukan untuk pendeteksian Bom atau Narkotika.

Seperti halnya di film – film yang pernah kita lihat, anjing digambarkan seperti super Hero yang cekatan dan cerdas. Jangan remehkan Moli,Moli pernah menemukan ular di gedung psikologi, tidak tanggung – tanggung ular ini berjenis ular Phyton yang cukup besar. Akhirnya ular tersebut ditangkap dan dibawa keluar kampus.

Bisulan pernah diderita oleh Moli, bisul tumbuh di bagian perutnya dan mengharuskannya untuk dioperasi. Moli juga pernah kecelakaan tertabrak mobil saat berlari menyebrang jalan depan kampus mengejar kucing.

Jika dihitung – hitung Moli berusia sekitar 15 tahun. Dia sudah dikebiri sejak kecil, karena kalau tidak dikebiri dia dikawatirkan akan menghilang pada saat musim kawin.

“dia itu tahu mas kalau mau dimandikan, dia akan lari , jadi kalau mau dimandikan kami harus ikat dia dulu, dia itu paling dekat dengan pak Gatot, jadi ketika motor pak Gatot mau masuk dia akan menghampirinya, menjemput sambil lompat – lompat” kenang pak Sudaryanto.

Biaya makan, obat- obatan, operasi semua ditanggung oleh pijak kampus. Moli makan satu hari satu kali pada jam 20.00, untuk menunya sendiri dia makan nasi dan ampela ati, sebulan sekali diberikan susu dan telur.

Moli mati pada hari minggu pukul 02.00 maret 2013. Sebelum kematiannya Moli terlihat lemas dan tidak mau makan. “saat itu memang banyak anjing lagi sakit,kelihatannya terserang penyakit dalam ,bagian usus, lagi musimnya mas” terang pak Sudaryanto. Moli dikuburkan di basement FEB, berpathok kayu.

Dengan kematian Moli , maka tidak ada lagi anjing kampus. Rencana pengadaan anjing kampus diungkapkan bapak Sudaryanto. “Rencanya sih ada mas, membeli anjing untuk menggantikan posisi Moli, berjenis Pitbul”.

_RIP Moli_

Categories: Uncategorized | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Scooby doo Moli, anjing kampus.

  1. nice post!
    dikubur ng FEB anyar?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: