Aku percaya , masih ada orang yang peduli dengan Ibu Pertiwi.

ibu pertiwiJika melihat jaman sekarang ini tampak bodoh, naif sekali membicarakan tentang pengabdian negara. Yang ada ya ngisi ni perut sampai kenyang, merauk keuntungan sebesar – besarnya, pengguaaan kekuasaan untuk menekan kaum lemah. Hukum alam berlaku siapa yang kuat dia yang akan bertahan, minim sekali siapa yang kuat membantu yang lemah, mengulurkan tangan , tanpa nulung ning menthung (menolong tapi dengan memukul).

Korupsi sudah menjadi style, gaya hidup, tak hanya dari kalangan atas yang duduk di dalam bangunan megah, tempurung kura kura, tapi sudah menjalar , menular sampai kalangan bawah. Kesadaran akan pengabdian negara mulai tergerus, “gimana mau mikir negara , mikir diri sendiri aja susah”.  Jika banyak masyarakat yang berpikir untuk diri sendiri, lalu bagaimana dengan ibu pertiwi ini?.

Mementingkan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi atau keluarga, seakan hanya omongan ndobol  pelajaran PPKN. Realitanya dalam kehidupan memang jauh berbeda. Anak SD duduk dengan rapi mendengarkan tentang keindahan  – keindahan sikap yang harus mereka lakukan, diluar sana orang akan bilang “bullshit PPKN!, lihatlah bagaimana banyak veteran perang memperjuangkan bangsa meraih kemerdekaan, bagmana nasibnya sekarang?, tidak usah banyak omong tentang pengabdian negara”.

Para pejabat mendapatkan kursi dengan cara – cara yang ilegal, penyuapan, wanita, semua dimainkan demi mendapatkan kekuasaan. Kedudukan, kekuasaan tidak lagi digunakan sebagai tempat untuk melayani, mengembangkan masyarakat, membantu yang lemah. Kedudukan digunakan sebagai pembalik modal, dan merauk keuntungan. Masyarakat semakin tertindas.

Tidak bisa sepenuhnya menyalahkan para pejabat koruptor. Ingat juga bagaimana masyarakat saat menentukan pilihnnya.  Mungkin juga mereka mendapatkan jatah uang . Menurut saya dalam kondisi seperti ini masyarakat juga telah ikut dalam permainan uang para koruptor. Mereka tak sadar permainan uang sudah menunjukan awal mula lubang hitam terbentuk, akan menjadi besar ,dan menelan mereka.

Pengabdian negara, melayani untuk ibu pertiwi. Saya percaya masih ada orang – orang yang dengan ikhlas, jujur, berjuang untuk negara ini, bukan karena bayaran, pendapatan yang tinggi, tetapi murni karena hati mereka ingin melayani. Tuhan adil , Tuhan melihat hati, saya percaya Tuhan akan memakai orang – orang ini. Di kala orang – orang berdasi sedang sibuk berebut kekuasaan, pukul sana pukul sini, ada orang – orang yang penuh kesederhanaan membantu pendidikan di hutan kalimantan dengan segala keterbatasan, kesehatan di plosok papua.

sumber gambar : google.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: