Buat Hidup ini menjadi bernilai.

Kehidupan ini akan lebih berarti ketika kita bersentuhan dengan kehidupan orang lain. Bukan bersembunyi , menutup mata, membuang hati. Banyak orang disekitar kita yang membutuhkan kepedulian kita. Tidak bisakah kita pelankan laju kehidupan kita, menilik mereka. Mungkin ada hal kecil yang bisa kita lakukan untuk mereka?. Jikalau kita bisa bantu , kenapa tidak kita lakukan?. Bisa jadi hal kecil tersebut sangat berarti bagi mereka, sedikit kepedulian , perhatian mengubahkan mereka.

Indahnya kehidupan ini jika kita bisa saling memperhatikan satu sama lain, berpegangan tangan , membuang keegoisan. Jamahlah hati, bukan hanya materi, saya berpikir ini lebih berarti. Sudah banyak orang – orang sing – singkan lengan, membantu tapi dibelakang banyak motivasi tersembunyi. Ketulusan ? dimanakah ketulusan saat ini?,hilangkah? Tertutup uang , dan polotisasi?. Membantu dengan embel – embel untuk menaikan suara, membantu dengan memasang poster besar bertuliskan nama partai, foto calon legeslatif. Memanfaatkan kesempatan didalam kesedihan orang lain, untuk berorasi, membuat janji – janji, pencintraan diri.

Disana , disini mereka membutuhkan kepedulian kita. Tentu kita sendirian tidak mungkin bisa menolong mereka sekian banyak dalam waktu bersamaan. Kita bukan bat man atau superman yang bisa menolong dengan kekuatan super, bergerak cepat. Kita berharap kepedulian ini tumbuh dalam setiap hati manusia, mengulurkan tangan untuk tangan yang lain , begitu seterusnya.

Tidak sedikit pemerintahan sudah tidak peduli lagi, petani yang kesulitan air akibat penambangan batu bara, tergusurnya warga akibat lumpur, tingkat kesehatan yang kian melemah, sarana transportasi yang minim, hutan yang dijarah, hangus, asap tebal membumbung tinggi. Apakah mereka menutup mata akan semua ini? ,ataukah pemikiran “yang penting kita selamat, yang penting kita enak” , tidak peduli lagi kesengsaraan orang lain.

Saya berpikir rasa peduli dan saling memperhatikan itu sangatlah penting, tumbuh mengakar dalam hidup sehari – hari. Sudah terlalu banyak orang pandai, tapi akhirnya malah manjadi pencuri negerinya sendiri. Ibu pertiwi pasti menangis, meratapi nasib negeri ini. Tuhan , pakailah jiwa raga ini untuk sesama, orang sekitar yang membutuhkan, tumbuhkanlah orang – orang yang peduli terhadap sesama.

Dunia ini terasa semakin egois, menjadi serakah, bencana terjadi dimana mana. Menangiskan alamku negeriku. Teringat saya akan sebauh lagu yang dinyanyikan oleh Ebiet G ade dengan judul berita kepada kawan. Mungkin memang alam mulai bosan melihat tingkah kita, yang banyak dengan dosa – dosa.

Bawalah hati ini untuk mereka, siapapun yang membutuhkan dan untuk alam negeriku. Aku percaya dengan seperti itu kehidupan ini lebih berarti. Tidak tahu kapan kita akan pergi, tapi rasanya rugi jika menghabiskan sisa hidup ini tanpa mengikuti keinginan hati untuk berbagi. Membuat hidup menjadi bernilai ,not price but value.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: