5 Gol Bunuh Diri, PSIS Semarang vs PSS Sleman.

Melihat video pertandingan psis semarang vs pss sleman tumbuh rasa malu, prihatin terhadap dunia sepakbola Indonesia. 5 gol bunuh diri dilakukan kedua tim untuk mengalah, kalah. Dari kedua tim tidak ada keinginan untuk menang? Mereka ingin kalah?. Apakah aturan sudah berganti?, bertandingan untuk mencari kekalahan, bukan kemenangan.

Jika kebanyakan gol bunuh diri diakibatkan karena ketidak seganjaan para pamain, mencoba menyelamatkan gawang namun malah melakukan kesalahan, dan mengakibatkan bola masuk, lain halnya dengan pertandingan kedua tim. Jelas sekali terlihat kelima gol bunuh diri dilakukan secara sengaja. Konyol. Mana ada pemain melakukan gol ke gawang sendiri terjadi berulang kali, dan pemain yang melakukan gol bunuh diri melakukan selebrasi. Bahkan pemain psis berusaha menjaga gawang pss agar pemain pss tidak melakukan gol bunuh diri, begitupun sebaliknya.

Kalau dipertandingan kebanyakan pemain menjaga gawang supaya tidak kebobolan, ini malah berusaha membobol gawang sendiri, supaya kalah. Tidak ada niatan untuk main terlihat dari kedua tim. Pss hanya bermain didaerahnya sendiri, tidak menyerang, psis juga diam tidak ada usaha untuk merebut bola. Apapun alasannya di belakang , hal ini tidak dibenarkan dalam pertandingan profesional sepak bola.

5 gol bunuh diri mencoreng sepakbola Indonesia. Permainan fair play dan sportivitas dilangkahi. Saya sebagai masyarakat semarang tidak menginginkan hal ini terjadi. Saya berharap melihat tim kebanggaan saya bermain dengan sekuat tenaga, semaksimal mungkin. Bukan untuk menghindari tim lawan. Siapa saja sikat. Tidak ada pengaturan skor dengan mengalah, kalah.

Pantas kedua tim mendapatkan hukuman. Baik pss maupun psis di diskualifikasi dari divisi utama. Mereka tidak mempertontonkan pertandingan yang baik. Mereka tidak memperlihatkan mental semangat juang para pemain. Bukannya saya tidak mendukung tim saya, psis, saya berpikir mereka harus mempertanggung jawabkannya. Saya yakin kita tidak ingin melihat pertandingan sepakbola gajah dipertontonkan.

Tentu hal ini harus di usut oleh pssi lebih jauh tentang sebab kedua tim melakukan hal yang memalukan ,tidak sebatas pemberian sanksi saja. Bisa jadi ini adalah bagian dari skenario besar yang telah diatur,terdapat aktor dibalik layar.

Saatnya sepakbola Indonesia berbenah. Kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi. Sepak bola Indonesia harus bertanding secara fair play dan suportive.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: