Masih yang dulu,..cukuplah.

Tidak ada pin BB atau line ataupun Whatsaap, jika kalian ingin menghubungi kalian bisa lakukan lewat sms ataupun telphone, ah bisa juga gunakan chat fb atau email. Belum ada keinginan kuat untuk membeli smartphone. Toh juga belum ada uang. Jadi pas , ga ada keinginan juga didukung dengan tidak adanya uang. Untuk saat ini hp nokia klasik sudah cukup. Aku masih bisa melakukan komunikasi dengan baik.

Aneh juga, mrengek rengek untuk membeli Hp baru. Umurku tidak lagi pantas bersikap seperti itu. Toh juga kalaupun mereka punya, pikiranku hanya, paling – paling masih gunakan uang orang tua. Sudah kuliah , bisa menyelesaikan pendidikan S1 ku , membuat diriku bersyukur. Tidak menuntut lebih, harus ini , harus itu. Paham biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Mau minta juga ga sampai hati.

Banyak teman meminta PIN BB, aku jawab tidak ada. Bahkan karena mungkin dianggap tertinggal ada yang mengatakan aku hidup di jaman batu hahaha. Aku tidak menanggapi itu secara serius. Teknologi akan terus berkembang, tidak ada habisnya. Aku tidak ingin hal itu membuatku bersifat konsumtif, harus mengikuti, harus update, no. Aku akan membelinya jika menurutku sudah perlu.

Hp sekarang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi. Tetapi juga sebagai fashion. Merk Hp apa yang kalian pakai bisa menjadi penilaian orang tentang diri kita. Lihat saja, bagaimana perusahaan – perusahaan dengan kreatif menciptakan pernak – pernik “pengrias” HP.

Sayangnya aku tidak mempedulikan akan hal itu. Ini hidupku , aku paham akan diriku. Pendapat orang hanya angin lalu. Pendapat – pendapat sinis tak menambah nilai positifku. Jadi ya, santai saja menghadapinya.

Nomer telephonepun juga tidak pernah ganti dari SMA. Pernah suatu ketika Hpku tercebur dipantai, aku lupa mengeluarkannya terlebih dahulu. Nomerku terbakar, rusak. Pengen ganti no , males. Memberitahukan kepada teman – teman nomer baru, hah hanya menambah pekerjaan saja. Aku coba minta ke galery dengan nomer yang sama, akhirnya bisa.

Dari SMA aku masih ingat, 4 kali ganti Hp. Pertama son* ericson, bentuknya kecil kaya munthu. Lanjut ke Hp Nokia warna biru muda, Son* Ericson kecil, hitam, hadiah membeli sepeda motor supra , dan yang terakhir ini n*kia Klasik. Cukuplah, dari segi fasilitas, internet ada, radio ada, games, musik.

Ada sih keinginan membeli Hp baru, tapi untuk saat ini kecil. Tidak ada alasan kuat yang membuatku mengharuskan membelinya. Belum saatnya.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: